Sudah Paham Apa Itu AdBlue? Begini Cara Kerjanya!

Otoreview – Hai Sobat Oto! Kalau bicara soal kendaraan diesel, pasti tidak bisa lepas dari isu emisi karbon yang menjadi perhatian global.

Kendaraan seperti truk Eropa, bus, alat berat, hingga excavator sering kali dianggap sebagai penyumbang polusi udara yang cukup signifikan. Tapi, tenang saja, teknologi modern punya solusinya! Salah satu teknologi canggih yang kini digunakan adalah AdBlue.

Cairan ini bekerja sama dengan sistem Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk memastikan gas buang kendaraan diesel lebih bersih, bahkan sesuai dengan standar emisi ketat seperti Euro 5 dan Euro 6.

Nah, kali ini Kang Oto dari Otoreview akan mengajak Sobat Oto mengenal lebih dalam tentang apa itu AdBlue, cara kerjanya, manfaatnya, dan kenapa penting banget untuk kendaraan diesel modern. Yuk, kita bahas satu per satu!

Apa Itu AdBlue?

Apa Itu AdBlue
Apa Itu AdBlue

AdBlue adalah cairan khusus yang dikenal juga sebagaidiesel exhaust fluid (DEF). Cairan ini mengandung urea dengan tingkat kemurnian yang tinggi. Karakteristiknya cukup unik, Sobat Oto: tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak beracun. Meski begitu, fungsinya sangat penting untuk kendaraan diesel yang dilengkapi dengan teknologi SCR.

Teknologi SCR sendiri memungkinkan emisi gas buang yang lebih bersih dengan cara memanfaatkan reaksi kimia antara AdBlue dan gas buang. Proses ini mengubah nitrogen oksida (NOx), yang berbahaya bagi lingkungan, menjadi nitrogen dan air yang lebih aman.

Perlu dicatat, AdBlue bukan bahan bakar, ya, Sobat Oto. Cairan ini tidak disemprotkan ke ruang bakar mesin, melainkan ke dalam sistem knalpot, tepatnya di dekat katalis SCR. Inilah yang membuat AdBlue menjadi salah satu kunci utama untuk mendukung regulasi emisi ketat.

Cara Kerja AdBlue

Sobat Oto penasaran bagaimana AdBlue bekerja di kendaraan diesel? Yuk, kita kupas tuntas prosesnya!

1. Penyemprotan AdBlue

AdBlue disemprotkan ke sistem knalpot kendaraan, tepat sebelum gas buang melewati katalis SCR. Proses ini hanya terjadi pada kendaraan yang menggunakan teknologi SCR, sehingga sistem ini benar-benar dirancang khusus untuk mengurangi emisi NOx.

2. Reaksi Kimia di Sistem Knalpot

Ketika AdBlue bertemu dengan suhu tinggi di dalam knalpot, cairan ini memicu reaksi kimia. Urea dalam AdBlue dipecah menjadi amonia (NH3) dan karbon dioksida (CO2). Amonia inilah yang kemudian bereaksi dengan nitrogen oksida (NOx) di dalam katalis SCR, menghasilkan nitrogen (N2) dan air (H2O) yang tidak berbahaya.

3. Pengurangan Emisi

Hasil akhirnya, kandungan NOx dalam gas buang kendaraan berkurang drastis. Proses ini membuat kendaraan diesel lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan standar emisi Euro 5 bahkan Euro 6.

Manfaat AdBlue

Penggunaan AdBlue memberikan berbagai manfaat besar, terutama bagi kendaraan diesel modern. Berikut adalah penjelasannya, Sobat Oto:

1. Ramah Lingkungan

AdBlue dirancang untuk mengurangi emisi NOx secara signifikan. Dengan begitu, kendaraan diesel yang menggunakan cairan ini lebih ramah lingkungan dan tidak lagi dianggap sebagai penyebab utama polusi udara.

2. Efisiensi Bahan Bakar

Kendaraan dengan teknologi SCR dan AdBlue cenderung lebih hemat bahan bakar. Konsumsi AdBlue sendiri hanya sekitar 3-5% dari total konsumsi solar, jadi efisiensi tetap terjaga tanpa mengorbankan performa kendaraan.

3. Memenuhi Regulasi Emisi

Dengan menggunakan AdBlue, kendaraan Sobat Oto dapat memenuhi standar emisi ketat seperti Euro 5 dan Euro 6. Di banyak negara, termasuk Indonesia, regulasi ini semakin diperketat untuk menjaga kualitas udara.

4. Menjaga Umur Mesin

AdBlue membantu mengurangi polutan yang menumpuk di dalam sistem mesin. Hasilnya, sistem mesin lebih bersih, kinerjanya tetap optimal, dan umur pakai kendaraan pun lebih panjang.

5. Digunakan di Berbagai Jenis Kendaraan

AdBlue bisa digunakan pada berbagai kendaraan diesel, mulai dari bus, truk, hingga alat berat. Penggunaannya memastikan emisi gas buang kendaraan lebih bersih, sehingga lebih ramah lingkungan.

Apa yang Terjadi Jika Tangki AdBlue Kosong?

Sobat Oto, tahukah Anda bahwa kendaraan dengan sistem SCR tidak bisa dihidupkan jika tangki AdBlue kosong? Yup, ini sudah diatur dalam regulasi emisi Euro 6. Jadi, kalau cairan ini habis, kendaraan tidak akan menyala setelah mesin dimatikan.

Karena itu, sangat penting untuk selalu memantau indikator level AdBlue di dashboard kendaraan. Jangan biarkan tangki kosong, ya, karena bisa bikin perjalanan Sobat Oto terganggu.

Cara Mengisi Ulang AdBlue

Mengisi ulang AdBlue sebenarnya sangat mudah, Sobat Oto. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Cek Indikator AdBlue

Pantau indikator level AdBlue di dashboard. Jika levelnya sudah mendekati batas minimum, segera lakukan pengisian ulang.

2. Temukan Tangki AdBlue

Lokasi tangki AdBlue biasanya berada di dekat tangki bahan bakar, di ruang mesin, atau kadang di bagasi kendaraan. Pastikan Sobat Oto mengetahui lokasinya agar proses pengisian lebih mudah.

3. Isi Cairan AdBlue

Siapkan cairan AdBlue yang sesuai standar dan tuangkan perlahan ke tangki. Hindari tumpahan cairan karena AdBlue bisa bersifat korosif pada beberapa jenis logam.

Apakah AdBlue Bisa Dimatikan?

Beberapa pengguna mungkin berpikir untuk menonaktifkan fungsi AdBlue melalui perangkat lunak kendaraan. Namun, langkah ini tidak disarankan, Sobat Oto. Selain melanggar regulasi emisi, menonaktifkan AdBlue bisa membuat kendaraan Sobat Oto lebih boros bahan bakar dan meningkatkan polusi udara.

Kendaraan Modern dan AdBlue

Kendaraan modern, terutama truk dan bus keluaran Eropa, sudah banyak menggunakan AdBlue. Contohnya adalah truk UD Trucks Quester Euro 5 yang dilengkapi dengan tangki AdBlue berkapasitas 50 liter. Truk ini bisa menempuh jarak hingga 3.750 kilometer hanya dengan satu kali pengisian AdBlue. Efisien banget, kan?

Masa Depan AdBlue di Indonesia

Di Indonesia, AdBlue memang belum terlalu populer. Namun, dengan diberlakukannya standar emisi Euro 4 dan Euro 5, penggunaan AdBlue diprediksi akan meningkat. Teknologi SCR yang menggunakan AdBlue akan menjadi solusi utama untuk membuat kendaraan diesel lebih ramah lingkungan.

Kesimpulan

Sobat Oto, AdBlue adalah cairan yang tidak hanya membantu kendaraan diesel memenuhi regulasi emisi ketat, tetapi juga meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menjaga umur mesin. Dengan memahami pentingnya AdBlue dan cara merawatnya, Sobat Oto bisa memastikan kendaraan tetap berfungsi optimal, hemat, dan tentunya ramah lingkungan.

Ingat, selalu cek level AdBlue di kendaraan Sobat Oto agar perjalanan tetap lancar. Kalau Sobat Oto ingin tahu lebih banyak tips dan informasi menarik lainnya, jangan lupa mampir ke Otoreview.com ya!